Sakelar bahan bakar terputus sebelum kecelakaan pesawat Air India AI171 yang menewaskan 260 orang, kata laporan awal

Air India Boeing 787-8 - Kredit Foto: AirTeamImages.com
Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara (AAIB) India telah merilis laporan awal mengenai kecelakaan tragis yang melibatkan Penerbangan Air India AI171 , sebuah Boeing 787-8 (registrasi VT-ANB ) yang jatuh tak lama setelah lepas landas dari Ahmedabad pada 12 Juni 2025 , dalam perjalanan menuju London Gatwick.
Temuan Utama dari Laporan Awal
Berdasarkan temuan awal, sekitar pukul 08:08:42 UTC , tepat setelah pesawat mencapai kecepatan puncak 180 knot (Kecepatan Udara Terindikasi) , kedua sakelar pemutus bahan bakar mesin di kokpit beralih dari RUN ke CUTOFF — dalam waktu satu detik . Tindakan ini mengakibatkan kedua mesin langsung mati .
Pematian Mesin Ganda dan Penerapan RAT
Hilangnya daya dorong memicu pengerahan Turbin Ram Air (RAT) , sumber daya cadangan yang digunakan dalam keadaan darurat. Rekaman CCTV dari bandara mengonfirmasi pengerahan RAT saat pesawat pertama kali menanjak.
Komunikasi Kru Tertangkap
Rekaman suara kokpit merekam percakapan menegangkan antara kedua pilot. Seorang pilot terdengar bertanya, "Mengapa Anda memotong jalur?" , yang dijawab oleh pilot lainnya bahwa ia tidak memotong jalur, menyiratkan adanya tindakan pengendalian yang tidak disengaja atau tidak jelas.
Upaya Pemulihan dan Saat-saat Terakhir
Awak pesawat berusaha mengembalikan sakelar ke mode RUN dalam 10 hingga 14 detik , dan ada indikasi sekilas bahwa mesin akan menyala kembali . Sayangnya, pesawat sudah mulai kehilangan ketinggian dan melewati dinding perimeter bandara.
Pada pukul 08:09:05 UTC , salah satu pilot mengumumkan keadaan darurat dengan seruan: “MAYDAY MAYDAY MAYDAY” —namun saat itu, sudah terlambat untuk memulihkan keadaan.


